Penemuan Unsur atau Senyawa Terbaru yang Berguna Bagi Kehidupan

Penemuan yang ditemukan di Perancis

Prof Dr Ciptadi berhasil menemukan senyawa kimia
baru yaitu senyawa 1,3-oxaphospholes. Dijelaskannya,
senyawa 1,3-oxaphospholes yang ditemukannya itu,
terindikasi sebagai senyawa yang bermanfaat untuk
antibiotik dan pestisida. Senyawa itu dibuat dari unsur
phosphorus. “Saat berada studi di Perancis, saya menemukan 40 senyawa oxaphospholes dan derivat-
derivatnya (turunannya),” katanya.
Dari 40 senyawa baru tersebut 30 di antaranya sudah
dikirim ke Bayern Jerman, sebuah lembaga farmasi
yang ada di Jerman.Sementara 10 senyawa baru lainnya
masih dikembangkan oleh mahasiswa program doktor (S3) di ENSCM Montapellier II Perancis.
Penemuan senyawa baru olehnya itu diharapkan dapat
dipatenkan bersama-sama dengan Prof Dr Cristau,
seorang guru besar asal Perancis selaku dosen
pembimbing saat melakukan penelitian di laboraorium
universitas tersebut. Berdasarkan keterangan guru besar bidang biokimia/
kimia organik Unpar tersebut, penemuan tersebut
cukup membanggakan bangsa Indonesia, karena jarang
terdapat mahasiswa Indonesia menemukan senyawa
baru di perguruan tinggi itu.
Oleh karena itu, ketika diumumkan penemuan tersebut, Duta Besar Indonesia untuk Perancis ikut menghadiri
dan mengucapkan selamat atas penemuan tersebut.
Pengembangan penelitian ini masih terus dilakukan
bekerjasama dengan laboratorium kimia organik
ENSCM Universite Montpellier II Perancis.
Penemuan senyawa-senyawa baru tersebut sebagian sudah diseminarkan di berbagai negara di Eropa dan
Asia seperti Perancis, Inggris, Jerman, dan Jepang.
Sebagian juga sudah dipublikasikan pada jurnal
internasional, seperti Acta Crystallographica, European
Jounal of Organik Chemistry, Journal of
Organometallic Chemistry, Phosphorus Sulfur and Silicon, katanya.
Ia menemukan senyawa itu saat ia mengambil program
doktor (S3) kimia biomolekul di ENSCM Universite
Montapellier II, Perancis.

Ilmuwan Di Swedia menemukan Senyawa Kimia
Baru

Stockholm – Tabel kima periodik yang berisi 117
unsur kimia akan memiliki anggota baru.
Ilmuwan mengkonfirmasikan penemuan baru
tersebut.
Para peneliti dari Universitas Lund di Swedia
menemukan unsur itu dengan menumbukkan satu unsur, kalsium ke dalam atom lain,
americium. Unsur baru dengan cepat terbentuk
dalam cipratan radiasi.
Dalam laporan CNN, Kamis (29/8), unsur baru
tersebut memiliki 115 proton di pusatnya. Hal itu
memberi nomor atom ke 115 dalam tabel periodik, daftar semua unsur yang dikenal
selama ini.
Kelompok ilmuwan Swedia merupakan yang
kedua dalam menciptakan unsur kimia.
Sekelompok ilmuwan Rusia mengumpulkan
atom dari jenis yang sama pada 2004. Namun, percobaan baru menguatkan hasil sebelumnya
dan mengukuhkan keberadaan atom 115
tersebut.
Meski demikian, hal itu tidak berarti akan
membuat unsur 115 berada di tabel periodik.
Penemuan tersebut masih harus disetujui oleh sebuah komite yang terdiri dari anggota
Internasional Union of Pure dan Applied
Chemistry serta International Union of Pure and
Pallied Physics.
Kelompok tersebut bekerja dalam menentukan
apakah bukti tersebut sudah cukup untuk membuktikan perlu adanya elemen baru. Dalam
kimia semakin banyak proton atom yang
dimiliki, maka semakin tinggi angka pada tabel
periodik.
Dengan 115 proton, unsur baru tersebut berada
diantara unsur super berat. Untuk perbandingan, atom timbal hanya memiliki 82
proton, emas memiliki 79 proton. Namun, unsur
tersebut tidak dapat ditemukan dalam
bongkahan asli.
Elemen dengan nomor tertinggi di tabel periodik
yang bisa terbentuk dengan sendirinya adalah uranium dengan 92 proton di pusatnya. Hanya
saja, sejumlah plutonium dan neptunium juga
dapat ditemukan terbentuk secara alami.
“Semua elemen dengan jumlah proton lebih
banyak diciptakan dari reaksi nuklir,” ujar Pusat
Hemholtz untuk penelitian Ion Berat di Jerman, tempat dimana ilmuwan Swedia membuat unsur
115.

Sumber :

http://www.faktailmiah.com

albertchristoper20.blogspot.com/2013/12/tugas-sofkill-penemuaan-zat-kimia-baru.html?m=1

Advertisements

BIOTEKNOLOGI DENGAN SEKSUAL DAN ASEKSUAL (KLONING)

Kultur jaringan
Pengertian
Suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti sekelompok sel atau jaringan yang ditumbuhkan dengan kondisi aseptik, sehingga bagian tanaman tersebut dapat memperbanyak diri tumbuh menjadi tanaman lengkap kembali.
Cara
Dapat dilakukan melalui tiga cara, yaitu melalui perbanyakan tunas dari mata tunas apikal, melalui pembentukan tunas adventif, dan embriogenesis somatik, baik secara langsung maupun melalui tahap pembentukan kalus.Ada beberapa tipe jaringan yang digunakan sebagai eksplan dalam pengerjaan kultur jaringan.Pertama adalah jaringan muda yang belum mengalami diferensiasi dan masih aktif membelah (meristematik) sehingga memiliki kemampuan regenerasi yang tinggi. Jaringan tipe pertama ini biasa ditemukan pada tunas apikal, tunas aksiler, bagian tepi daun, ujung akar, maupun kambium batang. Tipe jaringan yang kedua adalah jaringan parenkima, yaitu jaringan penyusun tanaman muda yang sudah mengalami diferensiasi dan menjalankan fungsinya. Contoh jaringan tersebut adalah jaringan daun yang sudah berfotosintesis dan jaringan batang atau akar yang berfungsi sebagai tempat cadangan makanan.
Keuntungan
1. Tidak tergantung musim.
2. Dapat diproduksi dalam jumlah banyak dengan cepat.
3. Bibit seragam dan bebas penyakit (menggunakan organ tertentu).
4. Pengangkutan bibit realtif murah.
5. Dalam proses pembibitan bebas hama, penyakit, dll.
Kerugian
1. Mahal dan sulit.
2. Membutuhkan investasi tinggi untuk laboratorium, peralatan, dan perlengkapan.
3. Dibutuhkan SDM handal.
4. Kurang kokoh pada akar.

Kloning
Pengertian
proses menghasilkan individu-individu dari jenis yang sama (populasi) yang identik secara genetik. Kloning merupakan proses reproduksi aseksual yang biasa terjadi di alam dan dialami oleh banyak bakteria, serangga, atau tumbuhan. Dalam bioteknologi, kloning merujuk pada berbagai usaha-usaha yang dilakukan manusia untuk menghasilkan salinan berkas DNA atau gen, sel, atau organisme. Arti lain kloning digunakan pula di luar ilmu-ilmu hayati.
Cara

Cara pertama, kloning dilakukan dengan mengambil inti sel (nucleus of cells) pendonor yang kemudian ditanamkan ke dalam ovum lain yang nukleusnya telah dikosongkan. Cara kedua, kloning dilakukan dengan menggunakan inti sel (nucleus) itu sendiri, dari sel telur milik sendiri bukan dari pendonor. Cara ketiga, cloning dilakukan dengan menanamkan inti sel (nucleus) jantan ke dalam ovum wanita yang telah dikosongkan nukleusnya. Cara keempat, kloning dilakukan dengan cara pembuahan (fertilization) ovum oleh sperma yang dengan proses tertentu.
Keuntungan
1. Menghasilkan hewan dengan memiliki ciri morfologi dan fisiologi yang sama.
2. Menghasilkan hewan dengan jumlah banyak dan waktu singkat.
3. Menghasilkan bibit unggul yang mempunyai nilai ekonomi tinggi.

Kerugian
1. Mudah terserang penyakit.
2. Biayanya mahal
3. Menghentikan evolusi alamiah pada makhluk hidup.

Rekombinasi gen
Pengertian
proses pemutusan seunting bahan genetika (biasanya DNA, namun juga bisa RNA) yang kemudian diikuti oleh penggabungan dengan molekul DNA lainnya. Pada eukariota rekombinasi biasanya terjadi selama meiosis sebagai pindah silang kromosom antara kromosom yang berpasangan. Proses ini menyebabkan keturunan suatu makhluk hidup memiliki kombinasi gen yang berbeda dari orang tuanya, dan dapat menghasilkan alel kimerik yang baru
Cara
Secara alami, rekombinasi gen terjadi saat pembelahan meiosis terjadi, yaitu ketika fase yang disebut sebagai “pindah silang” atau crossing over, pada profase. Pada fase itu, gen-gen dari pasangan kromosom homolog saling bertukaran. Seperti kita ketahui, manusia memiliki 2 set kromosom yang saling berpasangan, satu set kromosom yang membawa sifat-sifat ayah, dan satu set kromosom yang membawa sifat-sifat ibu. Pada pembelahan mitosis (perbanyakan sel), kedua set kromosom tersebut akan diperbanyak apa adanya, jadi tidak ada perubahan susunan gen. Namun, pada saat pembelahan meiosis, yaitu pada pembentukan sel gamet, pindah silang, sehingga satu set kromosom hasil dari pembelahan meiosis akan membawa kombinasi sifat ayah dan sifat ibu.

Secara buatan, rekombinasi gen merupakan salah satu alat bioteknologi untuk membuat GMO ( Genetically Modified Organism), yaitu organisme yang telah dimodifikasi genetik nya. Para ahli telah berhasil menghilangkan, menambahkan, atau menukar gen-gen tertentu sehingga didapat sifat-sifat baru yang disukai. Umumnya organisme yang dimodifikasi adalah bakteri, karena struktur genetisnya lebih sederhana dibandingkan organisme yang lebih tinggi. Salah satu contoh yang paling populer adalah penyisipan gen pembuat insulin ke dalam genom bakteri Escherichia coli, sehingga bakteri tersebut dapat memproduksi hormon insulin untuk para penderita diabetes.
Keuntungan
1. Keturunan suatu makhluk hidup memiliki kombinasi gen yang berbeda dari orang tuanya.
2. Mengijinkan organis me yang bereproduksi secara seksual menghindari Rachet Muller,
Kerugian
1. Petani akan menderita kerugian karena penanam modal besar memperoleh tanaman transgenik kualitas unggul.
2. Pencemaran biologis akibat pelepasan organisme transgenik ke alam bebas.
3. Alergi yang disebabkan oleh makanan dari produk rekayasa genetika.

Kawin suntik
Pengertian
Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik adalah suatu cara atau teknik untuk memasukkan mani (sperma atau semen) yang telah dicairkan dan telah diproses terlebih dahulu yang berasal dari ternak jantan ke dalam saluran alat kelamin betina dengan menggunakan metode dan alat khusus yang disebut ‘insemination gun’.
Cara

Dengan menyuntikkan sperma ke dalam ovum dengan cara tertentu.
Keuntungan
1. Apabila identifikasi birahi (estrus) dan waktu pelaksanaan IB tidak tepat maka tidak akan terjadi terjadi kebuntingan.
2. Akan terjadi kesulitan kelahiran (distokia), apabila semen beku yang digunakan berasal dari pejantan dengan breed / turunan yang besar dan diinseminasikan pada sapi betina keturunan / breed kecil.
3. Bisa terjadi kawin sedarah (inbreeding) apabila menggunakan semen beku dari pejantan yang sama dalam jangka waktu yang lama.
4. Dapat menyebabkan menurunnya sifat-sifat genetik yang jelek apabila pejantan donor tidak dipantau sifat genetiknya dengan baik (tidak melalui suatu progeny test).
Kerugian
1. Apabila identifikasi birahi (estrus) dan waktu pelaksanaan IB tidak tepat maka tidak akan terjadi terjadi kebuntingan;
2. Akan terjadi kesulitan kelahiran (distokia), apabila semen beku yang digunakan berasal dari pejantan dengan breed / turunan yang besar dan diinseminasikan pada sapi betina keturunan / breed kecil;
3. Bisa terjadi kawin sedarah (inbreeding) apabila menggunakan semen beku dari pejantan yang sama dalam jangka waktu yang lama;
4. Dapat menyebabkan menurunnya sifat-sifat genetik yang jelek apabila pejantan donor tidak dipantau sifat genetiknya dengan baik (tidak melalui suatu progeny test).

Hidroponik
Pengertian
berasal dari kata Yunani yaitu hydro yang berarti air dan ponos yang artinya daya. Jadi hidroponik berarti budidaya tanaman yang mamanfaatkan air dan tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam atau soilles.
Cara
Apabila semua bahan sudah siap, pertama-tama ambil kawat kasa nilon letakkan di dasar pot. Kemudian masukkan pecahan batu bata selapis, diatasnya diberi batu apung dan batu zeolit hingga sepertiga bagian dari pot yang digunakan. Setelah itu, ambil tanaman yang siap dipindahkan dari polybag ke pot, caranya bersihkan akar tanaman yang selama ini sudah tumbuh di polybag tersebut dengan cara melarutkan media tanamnya (tanah) kedalam air. Setelah akar-akarnya kelihatan bersih, kemudian kita amati kembali akar tersebut. Bila ditengarai ada akar yang rusak ataupun terlalu panjang (disesuaikan dengan besarnya tanaman maskot dan pot) sebaiknya dipotong. Demikian juga untuk daunnya, apabila terlalu rimbun perlu untuk dikurangi. Kemudian bibit ditanam dalam pot yang sudah terisi bahan sepertiga bagian dan lanjutkan penambahan media tanam hingga dua pertiga bagian pot.

Keuntungan

1. Tidak tergantung pada luas lahan.
2. Mencegah gulma.
3. Kualitas buah lebih baik.
4. Tidak tergantung musim.
5. Pemberian pupuk dpaat dihitung lebih cermat.
6. Terhindar dari penyakit yang berasal dari tanah.

Kerugian

Biayanya mahal.

Mutasi pada tumbuhan
Pengertian
Perubahan yang terjadi pada bahan genetik (DNA maupun RNA), baik pada taraf urutan gen (disebut mutasi titik) maupun pada taraf kromosom. Mutasi pada tingkat kromosomal biasanya disebut aberasi. Mutasi pada gen dapat mengarah pada munculnya alel baru dan menjadi dasar bagi kalangan pendukung evolusi mengenai munculnya variasi-variasi baru pada spesies.
Cara
Perubahan yang terjadi pada bahan genetik (DNA maupun RNA), baik pada taraf urutan gen (disebut mutasi titik) maupun pada taraf kromosom. Mutasi pada tingkat kromosomal biasanya disebut aberasi. Mutasi pada gen dapat mengarah pada munculnya alel baru dan menjadi dasar bagi kalangan pendukung evolusi mengenai munculnya variasi-variasi baru pada spesies.
Keuntungan
1. masa pertumbuhan pendek dan berumur pendek
2. cepat menghasilkan buah
3. tahan terhadap hama dan penyakit
4. produksi tinggi atau banyak
5. enak rasanya

Kerugian

Tidak dapat membentuk alat perkembangbiakkan.

Sumber :

http://haizerblaster.blogspot.com/2011/01/bioteknologi-pangan.html?m=1

http://id.m.wikipedia.org/wiki/Bioteknologi

20140411-183835.jpg

Sultan Salman Abdul Aziz, “Jejak” Islam di Luar Angkasa ( Ilmu Alamiah Dasar dan Matematika )

Gambar

Sultan Salman Abdul Aziz lahir 27 Juni 1956, di Riyadh, Arab Saudi. Menikah. Gemar rekreasi termasuk ski salju, scuba diving, berkuda, jogging, racketball, dan berenang. Beliau menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Riyadh, Arab Saudi. Kemudian melanjutkan studi komunikasi dan penerbangan di Amerika Serikat. Pada tahun 1982 ia diangkat ke posisi peneliti di Departemen Komunikasi Internasional di Kementerian Informasi di Arab Saudi. Dia adalah astronot pertama berdarah bangsawan, dan orang Muslim pertama dari Arab yang terbang ke luar angkasa.

Sultan bin Salman memulai karirnya pada tahun 1982 sebagai peneliti di departemen komunikasi internasional di Kementerian Informasi di Arab Saudi . Masa jabatannya berlangsung hingga 1984 . Ia menjabat sebagai wakil direktur komite media Saudi untuk atlet Saudi berpartisipasi dalam Olimpiade di Los Angeles 1984 . Belakangan tahun itu , departemen iklan TV dibuat di Kementerian Informasi , dan ia diangkat sebagai direktur akting nya .

Beliau adalah mantan pilot Kerajaan Saudi Air Force yang terbang di atas kapal misi STS-51-G pada tahun 1985, ia terbang sebagai Spesialis Payload dan anggota House of Saud pada STS-51G Discovery (17-24 Juni 1985). Sebagai salah satu kru internasional yang bermuatan tujuh anggota, yang juga termasuk astronot Amerika dan Perancis, ia mewakili Arab Communications Satellite Organization (Arabsat) dalam mengembangkan satelit mereka, Arabsat-1B.

Setelah penerbangan ruang angkasa tersebut, ia membantu dalam mendirikan Asosiasi Penjelajah Ruang Angkasa, sebuah organisasi internasional yang terdiri dari semua astronot dan kosmonot yang telah berada di ruang angkasa, dan bertugas di Dewan Direksi selama beberapa tahun.

Pada tahun 1985, Sultan rekaman iklan komersial yang disiarkan di MTV selama konser acara Live Aid. Pesannya menceritakan tentang perjalanan baru-baru ini pada Space Shuttle dan merupakan salah satu dari 33 anggota yang terkenal termasuk Caesar Chavez, Coretta Scott King, Carl Sagan, Jesse Jackson dan Peter Ueberroth. Sultan bin Salman disajikan di awal Kerajaan Saudi Air Force pada tahun 1985 dan berpangkat letnan kolonel.

Pada tahun 1985 dia ditugaskan sebagai seorang perwira ke Royal Saudi Air Force. Dia memegang pangkat Letnan Kolonel, dan memenuhi syarat dalam beberapa pesawat militer dan sipil.

Selama beberapa tahun ia memimpin Komite Penasihat untuk Sains Oasis Proyek yang akan dibangun di Riyadh.

Pada tahun 1989 dan kemudian lagi pada tahun 1992 dia terpilih untuk posisi Ketua Asosiasi Kebajikan Saudi untuk Anak-anak penyandang cacat, di mana ia juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina untuk Salman Pusat Pangeran Penelitian penyandang cacat.

Pada tahun 1991 ia menerima undangan dari Dewan Direksi Saudi Computer Society untuk menjadi Ketua Kehormatan, dan pada tahun 1993 karena minat khusus dalam arsitektur ia setuju untuk melayani sebagai Presiden Kehormatan Asosiasi Saudi Al-Umran (masyarakat spesialis di bidang lingkungan binaan).

Sultan bin Salman menjadi Sekretaris Jenderal Komisi Agung untuk Pariwisata dan Purbakala (SCTA) pada tahun 2000 ketika SCTA didirikan. Istilah-Nya layanan diperpanjang selama empat tahun pada bulan Februari 2008. Hal ini menyatakan bahwa sebagai Sekretaris Jenderal SCTA, ia memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan strategi pariwisata Arab Saudi. Dia sebenarnya dianggap sebagai menteri pariwisata dari Arab Saudi.

Dia pensiun dari angkatan udara pada tahun 1996 dengan pangkat kolonel.

 

Gambar

Islam mencapai puncak kejayaannya pada era pemerintahan Daulah Abbasiyah, terutama pada bidang ilmu pengetahuan. Nyaris tak ada sejengkal pun dari bilik-bilik ilmu ini yang tidak tersentuh oleh umat Islam. Termasuk ilmu tentang dunia luar angkasa. Nashiruddin ath-Thusi dan al-Biruni adalah sebagian dari sosok yang cukup dikenal kepakarannya dalam bidang ini.

Jadi sebelum ilmuwan Barat bergelut di dalamnya, para ilmuwan Islam telah lebih dulu mendalami dan mengakrabi dunia angkasa luar. Meski tak semaju dengan capaian ilmuwan Barat, tapi dari hasil kajian ilmuwan Muslimlah pintu-pintu menuju kemajuan terbuka satu demi satu.

Bintang, bulan, dan matahari adalah obyek penelitian yang paling menarik perhatian para ilmuwan Muslim kala itu. Pasalnya, Al-Quran mengabarkan bahwa ketiga ciptaan Allah ini mempunyai fungsi yang luar biasa. Bintang misalnya, Allah menciptakannya sebagai petunjuk dalam menentukan arah.

Inilah yang coba diteliti oleh ilmuwan Muslim ketika itu. Dari hasil kajian dunia luar angkasa, beragam kemudahan bisa dinikmati umat Islam saat itu. Satu persatu hikmah dan manfaat di balik penciptaan bintang berhasil terkuak. Yang paling sangat bermanfaat adalah cara dalam menjadikan bintang sebagai penunjuk arah.

Jelas saja hasil itu berpengaruh besar dalam kehidupan umat Islam saat itu. Sektor perekonomian termasuk yang paling merasakan berkahnya. Perjalanan bisnis para saudagar Arab yang kerap tersendat oleh pekatnya malam, kini sudah mulai teratasi.  Dengan adanya penunjuk arah, hamparan padang pasir yang berselimutkan gelapnya malam bukan lagi ‘penyesat’ yang perlu ditakuti. Begitu juga para nelayan yang mencari ikan di hamparan laut luas.

Kita juga mengakui bahwa sebagian dari ilmu perbintangan ini dikecam oleh para ulama. Namun, jika kita perhatikan buku akidah, maka yang diharamkan adalah ilmu perbintangan yang digunakan untuk meramal perkara-perkara yang belum terjadi, seperti meramal nasib atau kejadian tertentu yang sifatnya ghaib bagi manusia. Lain halnya jika ia digunakan untuk kepentingan menentukan arah. Dalam fungsi ini hukumnya mubah-mubah saja. Al-Quran sendiri melegalkannya. Bahkan, hukum itu bisa berubah menjadi mustahab atau wajib jika digunakan untuk menentukan arah kiblat.

Bukti Sejarah

Di perpustakaan Eropa, kita bisa menemukan bukti bahwa sumbangsih ilmuwan Muslim dalam ilmu luar angkasa bukan omong kosong. Khususnya yang berkaitan dengan penamaan bintang. Seorang penulis Barat bernama Paul Kunitzsch menemukannya dalam buku Almagest karya Ptolomeus tentang penamaan bintang “Fomalhault” . Nama itu berasal dari bahasa Arab, “famul haut” yang berarti mulut ikan hiu. Muslim Heritage Foundation bahkan mencatat ratusan nama bintang yang berasal dari Bahasa Arab.

Tapi begitulah siklus kehidupan yang diinginkan pencipta-Nya. Allah akan mempergilirkan kejayaan itu berdasarkan usaha dan kerja keras setiap kaum. Itulah yang terjadi pada rezim Abbasiyah. Pemerintahan yang semakin melemah memaksa perkembangan ilmu pengetahuan kembali masuk ke jalur lambat. Apa yang telah dirintis oleh para ilmuwan kita seolah kehilangan induknya karena tak lagi mendapat nafkah perhatian yang memadai. Salah satu yang mengalami nasib malang itu adalah ilmu angkasa luar.

Lahir kembali

Berabad abad terlelap tidur, akhirnya kejayaan Islam di luar angkasa yang nyaris terkubur itu seolah lahir kembali. Sultan Salman Abdul Aziz adalah aktor utamanya. Pria berkebangsaan Arab Saudi ini tak lagi mengamati ciptaan Allah di luar angkasa dari bumi. Ia melihatnya dalam radius yang lebih dekat.

Pada tahun 1985, ia berangkat ke luar angkasa sebagai peneliti mewakili organisasi satelit Arab. Keberangkatannya tentu saja mengangkat prestise umat Islam di dunia internasional. Pasalnya, pria yang tak lain cucu pendiri Kerajaan Arab Saudi ini menjadi orang Islam pertama yang berhasil menembus luar angkasa.

Ia melayang di dunia yang sangat asing ini selama delapan hari. Sepulang dari luar angkasa Sultan bukannya istirahat. Pria kelahiran Riyadh, 27 Juni 1956 ini bersama beberapa orang temannya, langsung mendirikan Association of Space Explorers. Lembaga bertaraf internasional ini mewadahi para astronot yang pernah mengangkasa. Sultan menjadi orang penting di dalamnya.

Keinginan mengembalikan kejayaan Islam di luar angkasa juga ikut menjalar sampai ke negeri jiran. Pemerintah Malaysia selalu menunggu waktu yang tepat untuk mengirim putra terbaiknya ke luar angkasa. Dan saat yang dinanti pun tiba. Pada tahun 2005, pemerintah Malaysia memutuskan untuk membuat program mengirim angkasawan ke Rusia. Mereka belajar di sana sebelum terbang.

Rencana besar ini tidak dilakukannya dengan sembrono. Pendaftaran memang terbuka, tapi seleksinya diperketat. Jumlah pendaftar mencapai 11.000 orang. Mereka mengikuti sembilan tahap seleksi, sampai akhirnya hanya terpilih sepuluh di antara mereka yang layak pergi ke Rusia untuk memperdalam ilmu angkasa di sana. Dari sepuluh orang yang dikirim, Rusia memutuskan untuk memilih satu saja di antara mereka yang layak pergi menjalankan misi di luar angkasa.

Keberuntungan itu jatuh pada Dr Sheikh Muszafhar Shukor. Pria yang sehari-harinya bekerja di sebuah rumah sakit di Malaysia, berhasil menyisihkan ribuan pesaingnya.  Ia akhirnya meluncur ke angkasa pada tanggal 10 Oktober 2007 lalu.  Sesuai dengan keahliannya sebagai dokter bedah ortopedik, di luar angkasa ia menjalani eksperimen yang terkait dengan bedah tulang.

Shalat di Luar Angkasa

Penelitian bukanlah satu-satunya misi Sheikh Muszafhar di luar angkasa. Ia juga membawa misi relijius yang sangat penting. Ia ingin melaksanakan shalat di luar angkasa, sekaligus mengabarkan kepada dunia bahwa shalat adalah ibadah yang sangat agung. Ibadah yang tidak boleh ditinggalkan kapan dan di mana saja, termasuk ketika berada di luar angkasa.

Bersama tiga astronot lainnya, ia mengangkasa selama 12 hari. Waktu itu umat Islam di bumi sedang menjalankan ibadah puasa. Sebagai orang Islam, Sheikh tetap menjalankan ibadah itu meski berada ribuan mil dari bumi. Dan ia mengaku, berpuasa di langit jauh lebih nyaman dan khusyuk. Selain karena tidak merasa haus, lapar, atau lelah, ia juga bisa melihat beragam tanda-tanda kekuasaan Allah.

Di angkasa, Sheikh menjalankan sejumlah eksperimen yang diamanahkan kepadanya. Di atas sana, ia menjalankan fungsinya sebagai dokter dengan penelitian-penelitian biologis dan kimiawinya. Menurut Sheikh, 12 hari ternyata tidak cukup panjang untuk menjalankan semua eksperimennya.

Sheikh tidak bisa menyembunyikan rasa puas dari perjalanannya ini. Bukan saja karena ia berhasil melakukan penelitian, sebagaimana yang ia rencanakan. Di luar angkasa ia bisa menjumpai banyak sekali tanda kekuasaan Allah. Yang tak mungkin terlupakan, ketika ia mendengar suara adzan di sana.

“Saya seperti menemukan kedamaian yang berbeda. Percaya atau tidak, di hari terakhir sewaktu kami hendak turun ke bumi, saya mendengar suara adzan,” kisahnya. Rasa syukur dan senang Sheikh semakin berlipat karena ia  merasa keberangkatannya tak sekedar mewakili negaranya, tapi juga dunia Islam.

 

Gambar

Gambar

Mengenai hubungan antara negara dan masyarakat, ia berpendapat bahwa Setiap warga negara dari negara ini adalah orang yang bertanggung jawab. Berikut negara adalah warga negara dan warga negara adalah negara. Tidak ada pembagian antara pimpinan dan warga.

Sultan bin Salman menikah dengan putri Saud bin Faisal, Menteri Luar Negeri Arab Saudi. Mereka memiliki tiga anak. Anaknya, Salman (lahir 1990), lulusan St . Universitas Andrew di Skotlandia, dan menikah dengan seorang putri dari Pangeran Khalid bin Saud Al Saud, a-cucu besar Mohammed bin Abdul Rahman, di Riyadh pada tanggal 5 Desember 2012.

Pangeran Sultan memiliki sebuah peternakan di Diriyah yang merupakan model dari fasilitas modern dalam latar belakang sejarah. Pertanian mencerminkan usahanya untuk menelusuri asal-usul dari keluarga Al Saud, dan untuk mendokumentasikan klaim Al Saud atas Najd.

Pangeran Sultan dianugerahi Medal Kanselir oleh Syracuse University (SU) pada bulan November 2012 untuk peran kunci dalam membantu untuk meluncurkan kemitraan kolaboratif antara SU dan Princess Nora binti Abdul Rahman University.

 

Sumber :

http://en.wikipedia.org/wiki/Sultan_bin_Salman_Al_Saud

http://www.fiqhislam.com/index.php?option=com_content&view=article&id=10821:sultan-salman-abdul-aziz-jejak-islam-di-luar-angkasa-&catid=45:tokoh&Itemid=357

http://www.jsc.nasa.gov/Bios/htmlbios/al-saud.html

 

 

 

R.Rr. Andina Ajeng Ranaputri

17513071

1PA12

Cerita Rakyat – Putri Junjung Buih ( Ilmu Alamiah Dasar dan Matematika )

Sejarah Berdirinya Negara Dipa

 

CANDI AGUNG

CANDI AGUNG

Sejarah berdirinya negara Dipa diawali dengan adanya pelayaran yang dilakukan oleh Empu Jatmika. Mereka adalah saudagar dari negeri Keling. Pelayaran ini dilatarbelakangi wasiat ayah Empu Jatmika, yakni Mangku Bumi. Amanat Mangku Bumi antara lain adalah agar anak-anaknya pergi keluar negeri dan mencari sebuah negeri yang bertanah panas dan berbau harum untuk ditinggali setelah dia meninggal, karena di Keling sudah banyak orang-orang yang berhati iri dan dengki.

Setelah ayahnya meninggal, Empu Jatmika memerintahkan kepada hulubalang Arya Magatsari dan Tumenggung Tatah Jiwa beserta kepala jabatan perdagangana Wiramartas yang merupakan orang yang menguasai banyak bahasa dan terkenal kehebatannya sebagai nahkoda untuk ikut dalam pelayarannya. Kapal yang digunakan adalah kapal Prabayaksa. Alhasil sampailah mereka pada daerah yang panas dan berbau harum yang bernama Pulau Hujung Tanah. Di situlah Empu Jatmika mendirikan kerajaan baru bernama Negara Dipa/Dipateh yang artinya negeri seberang tanah. Empu Jatmika sendiri bergelar Maharaja di Candi. Dibangunlah Candi Agung.

Empu Jatmika memiliki 2 orang anak dari hasil perkawinanya dengan Sira Manguntur, yakni Empu Mandastana dan Lembu Mangkurat (Lambung Mangkurat). Karena masyarakat sekitar Candi percaya barangsiapa yang menjadi raja sedangkan dia bukanlah dari golongan raja, maka akan mendatangkan marabahaya. Maka Empu Jatmika yang bukan keturunan raja, melainkan hanya seorang saudagar yang kaya raya menyadari harus mencari raja yang sebenarnya. Oleh sebab itu, sebelum dia mangkat, dia memerintahkan kepada kedua orang putranya untuk mencari raja sesungguhnya dengan jalan bertapa. Empu Mandastana diperintahkan agar bertapa di gunung, di dalam goa atau di pohon besar, sedangkan Lambung Mangkurat bertapa di pusar air di atas rakit batang pisang di daerah Ulu Banyu atau yang sekarang dikenal dengan nama Nagara.

Perintah dijalankan setelah Empu Jatmika wafat. Lambung Mangkurat bertapa selama 40 hari 40 malam di daerah Ulu Banyu dan pada malam terakhir pertapaannya, terdengarlah suara merdu dari dalam air yang mengisyaratkan agar Lambung Mangkurat menyediakan 40 jenis kue dan makanan beserta iring-iringan dayang yang berpakaian serba kuning. Selain itu Junjung Buih meminta untuk dibuatkan Mahligai yang dikenal dengan nama mahligai Puteri Junjung Buih yang tiang-tiangnya terbuat dari Batung Batulis, serta kain pamintan yang asal katanya adalah kain parmintaan (sasirangan) yang dibuatkan oleh 40 dara. Setelah permintaan Junjung Buih dikabulkan, maka keluarlah buih yang besar dan bercahaya. Dari sana keluar seorang puteri cantik jelita bernama Puteri Junjung Buih, raja Negara Dipa.

Lambung Mangkurat menjadi Mangkubumi Kerajaan Dipa merasa berkewajiban mencarikan suami yang pantas untuk Puteri Junjung Buih yang terkenal sakti. Maka bermimpilah Lambung Mangkurat. Dalam mimpinya dia bermimpi ayahnya, Empu Jatmika memberi petunjuk agar mencarikan calon suami raja di seberang lautan, yakni Kerajaan Majapahit. Maka diutuslah seorang pengawal ke Majapahit. Sesampainya di sana, Maha Patih Majapahit mengatakan dia memiliki anak tapi tidak sempurna fisiknya. Orang-orang menyebutnya Raja Bulat Bualing. Namun, demi menjalankan perintah, Raja Bulat Bualing tetap dibawa ke Negara Dipa.

Sesampainya di Muara Banjar, Puteri Junjung mendapat kabar bahwa calon suaminya hampir tiba di kerajaannya. Karena sang Puteri menginginkan calon suami yang sakti yang tidak kalah saktinya dengan dirinya, maka Puteri Junjung Buih mengutus Naga untuk menghalau air agar kapal rombongan Raja Bulat Bulaling kandas. Dalam kebingungan para pengawal istana, maka Raja Bulai Bulaling memerintahkan agar melemparkan dirinya ke dalam air agar dirinya dapat membunuh naga. Pengawalpun menuruti perintahnya. Selama berhari-hari Raja Bulat Bulaling di dalam air. Konon waktu itu turun bidadari dari langit yang berdoa atas keselamatan Raja Bulat Bulaling dengan cara menari. Tarian ini dikenal dengan tarian Baksa Kambang.

Akhirnya di dalam air muncul seorang laki-laki yang gagah perkasa. Dia adalah Raja Bulat Bulaling yang telah berubah wujudnya. Dia dikenal dengan nama Suryanata (Raja Matahari). Puteri Junjung Buih mengakui kesaktian Suryanata dan bersedia menjadi isteri.

 

PUTRI JUNJUNG BUIH

PUTRI JUNJUNG BUIH

PUTRI JUNJUNG BUIH

PUTRI JUNJUNG BUIH

PUTRI JUNJUNG BUIH

       Putri Junjung Buih merupakan sosok yang tidak asing di Kalimantan Selatan dan wilayah sekitarnya. Tapi siapa sesungguhnya Putri Junjung Buih masih belum jelas hingga sekarang. Riwayat hidupnya diselimuti kisah legenda.

       Junjung Buih pernah menjadi nama sebuah plaza di Kota Banjarmasin pada tahun 1990-an. Plaza Junjung Buih menempati bangunan di Hotel Kalimantan Jalan Pangeran Samudera. Plaza itu lenyap seiring pasca meletusnya kerusuhan Jumat 23 Mei 1997. Bangunan Hotel Kalimantan tetap  ada walau berganti-ganti nama menjadi Hotel Arum, dan kini bernama Hotel A. Di lokasi sekitar hotel ini berdiri pada tahun 1980-an terdapat klinik kesehatan milik tentara yang juga bernama Junjung Buih.

       Siapa Putri Junjung Buih? Dalam Hikayat Banjar ia dikenal sebagai istri Pangeran Suryanata. Konon, Putri Junjung Buih adalah putri raja pertama di Kalimantan. Menurut silsilah raja-raja Banjar versi legenda daerah, Putri Junjung Buih adalah anak Nabi Khaidir. Sementara sang suami, Pangeran Suryanata adalah anak Raja Agung Iskandar Zulkarnain (Alaxander the Great, raja Makedonia).

       Kisah tentang seorang bayi yang ditemukan oleh raja dan diasuh hingga dewasa kemudian menjadi penerus tahta kerajaan. Cerita rakyat dari Kalimantas Selatan ini merupakan salah satu dari cerita rakyat Indonesia yang cukup terkenal.

       Cerita rakyat putri cantik junjung buihKerajaan Amuntai dipimpin oleh dua bersaudara, yakni Padmaraga yang disebut Raja Tua dan Sukmaraga yang biasa disebut Raja Muda. Keduanya tidak berputra. Oleh karena itu, mereka terus berdo’a agar segera dikaruniai keturunan. Raja Muda berdo’a di sebuah tempat dekat Kota Banjarmasin. Begitu kuanya dia memohon sehingga tak lama kemudian, istrinya hamil dan dianugerahi sepasang anak kembar yang rupawan.

       Demikian pula Raja Tua berdo’a di Candi Agung, di luar Kota Amuntai. Setelah sekian lama berdo’a dia pulang ke Amuntai. Dalam perjalanan pulang, dia melewati sebuah sungai. Tampak olehnya seorang bayi perempuan yang sangat cantik terapung-apung di atas sungai, tepat di atas buih. Padmaraga menghentikan perjalananya. Kemudian Raja Tua memerintahkan pada Datuk Pujung tetua istana untuk mengambil bayi di atas buih tersebut. Raja Tua ingin menyelamatkan bayi itu dan menjadikannya sebagai anak asuhnya.

       Datuk Pujung segera mendekat ke tempat buih yang di atasnya terbaring bayi perempuan itu. Datuk Pujung berusaha mengambil bayi itu, tetapi buih bergerak terus mengombang-ambingkan si bayi. Rupanya bayi itu sangat susah di dekati. Kemudian dengan tiba-tiba bayi itu berbicara kepada Datuk Pujung. Bayi tersebut bersedia ikut dengan Raja Tua asalkan permintaannya dipenuhi. Semua orang yang mendengar terheran-heran. Bagaimana mungkin ada seorang bayi yang bisa bicara.

       Datuk Pujung terperanjat. Ketika bayi itu berkata bahwa dirinya akan ikut ke istana dengan Raja Tua asalkan diberi selembar kain dan selimut yang selesai ditenun dalam waktu setengah hari. Selain itu, bayi tersebut juga ingin dijemput oleh empat puluh wanita cantik. Permintaan bayi itu disampaikan kepada Raja Tua. Raja Tua segera memerintahkan untuk mencari empat puluh wanita cantik dan mengumumkan sayembara untuk menenun kain dan selimut dalam waktu setengah hari.

       Banyak yang mengikuti sayembara, tetapi belum ada yang dapat menyelesaikan tenunan dalam waktu setengah hari. Sampai kemudiam, datanglah seorang perempuan bernama Ratu Kuripan. Ratu Kuripan dapat menyelesaikan tugasnya menenun selembar kain dan selimut dalam waktu setengah hari. Hasilnya pun sangat mengagumkan.

       Bayi di atas buih itu pun dapat diambil dan diangkat anak oleh Raja Tua. Bayi itu kemudian dinamai Putri Junjung Buih. Sementara itu, Ratu Kuripan diangkat menjadi pengasuh Putri Junjung Buih. Ratu Kuripan mengajarkan semua ilmu yang dimilikinya dan membimbing Putri Junjung Buih hingga dewasa. Karena kecerdasannya, Putri Junjung Buih tumbuh menjadi putri yang sangat cantik serta dikaruniai kepandaian yang luar biasa. Raja Tua sangat menyayanginya. Kelak di kemudian hari, Putri Junjung Buih menjadi anutan takyat Amuntai dan menikah dengan pangeran dari kerajaan Majapahit. Akhirnya mereka menurunkan raja-raja yang berkuasa di wilayah Kalimantan.

       Cerita Rakyat dari Kalimantan Selatan yang berjudul Putri Junjung Buih menceritakan tentang asal muasal kehadiran sang Putri Junjung Buih yang kemudian menjadi anak Raja Amuntai Kalimantan Selatan.

       Menurut mitologi rakyat pesisir Kalimantan seorang raja haruslah keturunan raja puteri ini sehingga raja-raja Kalimantan mengaku sebagai keturunan Puteri Junjung Buih. Beberapa kerajaan di Kalimantan Barat juga mengaku sebagai keturunan Puteri Junjung Buih. Dalam tradisi Kerajaan Kutai, Putri Junjung Buih/Putri Junjung Buyah merupakan isteri kedua dari Aji Batara Agung Dewa Sakti Raja Kutai Kartanegara ke-1.

       Menurut Drg Marthin Bayer, Puteri Junjung Buih adalah sama dengan Kameloh Putak Janjulen Karangan yang dikenal dalam masyarakat Dayak. Puteri Lela Menchanai yang berasal dari Jawa (tahun 1524), adalah permaisuri Sultan Bolkiah dari Brunei menurut legenda suku Kedayan dipercaya berasal dari buih lautan (mirip cerita Putri Junjung Buih yang keluar dari buih di sungai).

       Puteri Junjung Buih adalah seorang Raja Puteri dari Kerajaan Negara Dipa menurut Hikayat Banjar. Puteri ini berasal dari unsur etnis pribumi Kalimantan. Kerajaan-kerajaan di Kalimantan biasanya mengaku sebagai keturunan dari puteri pribumi ini. Puteri Junjung Buih merupakan anak dari Ngabehi Hileer[1] dan merupakan saudara angkat Lambung Mangkurat yang diperolehnya ketika “balampah” (bahasa Banjar : bertapa) yang muncul sebagai wanita dewasa dari dalam buih di sungai. Raja puteri ini kemudian menikah dengan Pangeran Suryanata dari Majapahit. Salah seorang anak mereka yaitu Pangeran Aria Dewangga menikah dengan Putri Kabuwaringin, puteri dari Lambung Mangkurat (unsur pendiri negeri), kemudian mereka berdualah yang menurunkan raja-raja dari Kerajaan Negara Dipa, Kerajaan Negara Daha hingga Kesultanan Banjar dan Kepangeranan Kotawaringin.

Versi yang lebih mudah dicerna akal diungkapkan oleh Anggraini Antemas dalam bukunya “Orang2 Terkemuka dalam Sedjarah Kalimantan”. Ia menyebutkan ratu berparas cantik dan sewaktu kecil bernama Galuh Cipta Sari ini lahir di suatu kampung bernama Bangkiling, Kabapaten Tabalong.

       “Masih gelap sebenarnya asal usul sejarah kelahiran putri ini. Tiada diketahui tahun kelahirannya dan siapa orangtuanya,” demikian Anggraini. Ia memperkirakan Junjung Buih lahir sekitar tahun 1280.

 

TAMAN PUTRI JUNJUNG BUIH

TAMAN PUTRI JUNJUNG BUIH

MAHLIGAI PUTRI JUNJUNG BUIH

MAHLIGAI PUTRI JUNJUNG BUIH

PANGERAN SURYANATA

PANGERAN SURYANATA

PANGERAN SURYANATA

       Pangeran Suryanata/Raden Putra adalah Suami Dari Putri Junjung Buih,diceritakan Ketika Mpu Lambung Mangkurat menjadikan Putri junjung Buih seorang Raja Putri.terfikir untuk mencarikan calon suami untuk Sang Raja,lalu sang Putri memberikan Syarat,sang calon suami kelak harus Pangeran dari Majapahit.tentunya dia bukan Putra biasa,dia adalah putra Matahari yang di turunkan dipangkuan raja Majapahit,yang ketika itu sang raja mendambakan seorang anak,lalu dia mendapat petunjuk harus melakukan pertapaan.dan sang Putra itu pun diturunkan untuk sang Raja yang diberi nama Raden Putra.

        Lambung Mangkurat berangkat menuju Majapahit dan meminta Putra Tersebut untuk dibawa ke Banua untuk menjadi suami sang putri,diperjalanan Putri junjung Buih yang memiliki kesaktian mengirimkan Buaya putih untuk menguji sang calon Suami,dan akhirnya Raden Putra Bisa menaklukan buaya yang dikirimkan sang putri..

       Sesampainya di Banua,prosesi pernikahan pun dilaksanakan,selesai prosesi pernikahan Lambung Mangkurat menobatkan Raden Putra dan putri Junjung Buih untuk menjadi Raja di Negara Dipa dengan Gelar Pangeran Suryanata. dan dari hasil perikahan tersebut mereka mendapatkan 2 orang putra yang bernama Pangeran Suryaganggawangsa dan Raden Suryawangsa.

 

CANDI AGUNG

Candi Agung situs Kerajaaan Negara Dipa yang dibangun pada masa kekuasaan Empu Jatmika terletak sekitar 2 Km dari pusat kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Ramai pengunjung datang dari berbagai kota di Kalimantan, terutama pada akhir pekan dan hari libur.

 

“Kebanyakan peziarah asli orang Amuntai. Sekalipun sudah tinggal di luar provinsi seperti di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur tapi kalau pulang mereka menyempatkan mampir ke Candi Agung,” kata Kepala UPT Candi Agung Misbaharudin.

 

Ia mengungkapkan, sebagai “zuriat orang Amuntai”, para peziarah tersebut datang kembali ke Candi Agung sebagai pemenuhan nazar. Bunyi nazar mereka adalah jika di tanah perantauan mendapat rezeki dan dikaruniai panjang umur maka akan datang lagi berziarah ke Candi Agung. Tak hanya datang perseorangan, peziarah yang menunaikan janji nazar ini kebanyakan datang satu keluarga beserta anak-anak.

 

Tak hanya itu, menurut Misbaharudin, pendatang dari luar daerah yang bekerja di perusahaan-perusahaan tambang batubara di kabupaten tetangga bahkan merasa perlu ‘meminta izin permisi’ kepada ‘yang punya wilayah’ dengan sowan ke Candi Agung.

 

Pangeran Suryanata sebagai penguasa Negara Dipa di masa lalu pengaruhnya masih hidup hingga kini. Meski tak lagi bertahta di Negara Dipa, Pangeran Suryanata masih bertahta di hati sebagian masyarakat yang mempercayainya.

 

Candi Agung yang kini menjadi objek wisata sejarah kota Amuntai terus dibenahi oleh pemerintah daerah setempat. Beberapa objek di dalam kawasan situs Candi Agung adalah museum, mahligai Putri Junjung Buih, telaga darah, pemandian (padudusan) dan pertapaan Pangeran Suryanata. daerah hulu sungai. agendanya antara lain ziarah ke Candi Agung

Candi Agung adalah situs purbakala peninggalan Kerajaan Negaradipa yang masih tersisa. Kerajaan Negaradipa diyakini merupakan cikal bakal berdirinya Kerajaan Banjar. Candi Agung terdapat di kota Amuntai, ibukota Hulu Sungai Utara, Propinsi Kalimantan Selatan. Letaknya berada di pinggiran Kota Amuntai sebelah Barat Daya berjarak kurang lebih 1 kilometer.

 

Situs Candi Agung ini dikenal masyarakat Kalimantan Selatan sebagai sebuah tempat keramat bersejarah, bagi masyarakat wilayah Kerajaan Banjar situs ini merupakan kebanggaan turun temurun. Pada hari tertentu seperti hari raya selalu ramai dikunjungi orang sebagai tempat melepaskan hajat, bahkan bagi yang meyakini keturunannya berasal dari sana, cukup datang ke Candi Agung sebagai pengobatan sakit.

 

Pada tahun 1962 ketika Pemerintah Daerah Hulu Sungai Utara melakukan perluasan kota, disini ditemukan berbagai pecahan peninggalan benda-benda purbakala. Antaranya potongan kaki arca dari batu yang terlepas dari tubuhnya (buntung). Potongan kaki tersebut berukuran 35 x 15 cm. Disamping itu terdapat pula potongan relief Bunga Tunjung (Padma) yang berhiaskan motif Pucuk Rabung (tumpal), rantai besi yang berukuran besar, pecahan-pecahan perunggu dari arca dan lain-lain. Diperkirakan bahwa paling tidak dalam radius 300 meter dari pusat situs ini areal tanahnya mengandung pendaman benda-benda purbakala, peninggalan Kerajaan Negaradipa yang telah punah.

 

Pada tahun 1964 penggalian percobaan dan penelitian telah dilakukan oleh arkeolog Drs.Uka Chandrasasmita, penggalian ini dilakukan di bagian timur bukit Candi Agung, yang hanya di kedalaman 50 cm telah ditemukan beberapa pecahan bata dan genteng atap. Hal tersebut ditambah dengan data-data hasil penelitian terdahulu, akhirnya telah memperkuat kesimpulan bahwa situs ini patut digali untuk menyelamatkan nilai-nilai sejarah dan kepurbakalaannya.

 

Tahun 1967 melalui badan khusus yang diketuai Gubernur Kalsel Kol.H. Aberani Sulaiman, memulai proyek penggalian situs ini. Sementara Drs. Uka Chandrasasmita dan Suyono sebagai pemimpin penggalian. Penggalian resmi dilakukan pada tanggal 17 Agustus 1967 dalam sebuah upacara tradisional sederhana. Selama proyek oleh para ahli telah dilakukan pemetaan, pematokan, pemotretan dan lain sebagainya di atas situs Candi Agung. Dari masyarakat umum pun datang respon yang sangat baik, ribuan orang datang melihat proses penggalian situs ini bahkan ada yang dari luar daerah setiap harinya.

 

Beberapa hasil positif dari penggalian tersebut, antara lain:

 1) ditemukan pecahan genteng atap diantaranya masih utuh berukuran 30 x 16,5 x 1 cm, batu bata ukuran 38 x 20 x 10 cm, tiang-tiang kayu ulin, kepala Burung Enggang, pecahan perunggu, sisa-sisa emas perhiasan 18 karat, tempayan tanah liat, manik-manik.

 2) ditemukan sebuah bekas bangunan berukuran 9,2 x 9,2 meter dengan batu pondasi masih terhampar, batu bata masih bersusun, sebuah pintu yang menghadap ke timur laut. Berdasarkan ilmu kepurbakalaan bangunan ini diyakini sebagai sebuah candi.

 

Pada tahun 1978 pemerintah pusat melalui Direktorat Sejarah dan Purbakala menetapkan situs Candi Agung salah satu objek peninggalan sejarah dan purbakala Kalimantan Selatan.

Dari cerita ini dapat di interpretasikan fakta dibalik historiografi tradisional ini, yakni :

1.  Tokoh Lambung Magkurat sebagai King Maker.

2.  Dalam Silsilah 2 alam, atau ditinjau dari nama tokoh Puteri Junjung Buih dan Pangeran Suryanata, dapat dibagi menjadi alam bawah dan alam atas. Alam bawah nota bane-nya adalah alam perempuan yang biasa dilambangkan dengan symbol Tambon, Naga/ular sakti, Jata/biwata. Alam atas nota bane-nya adalah alam laki-laki yang biasa dilambangkan dengan symbol burung Tinggeng / binai/ enggang dalam mitologi dayak, Raja Tongtong Matandau/ penjuru matahari dan sebagainya. Pangeran Suryanata sebagai putera yang didapat dari langit hasil pertapaan Raja Majapahit menjadi unsur kepercayaan alam atas, sedangkan Puteri Junjung Buih yang keluar dari buih adalah hasil tapa dari air menjadi unsur alam bawah.

3.  Sejarah ini bukan terletak pada cerita putri junjung buih, melainkan pada masyarakat Banjar yang mempercayainya. Tampaknya kisah Putri Junjung Buih ini, memberikan kekuatan legitimasi bagi bangsawan Banjar dalam memegang kekuasaan politik. Dari kisah Pendirian Kerajaan Banjar di (Candi) Amuntai, Mpu Jatmika tidak diperkenankan menjadi Raja sebab dia merupakan seorang Pedagang. Untuk menjaga kelangsungan kerajaan yang baru di bangunnya, maka dibutuhkan legalitas seperti yang dilakukan raja-raja Jawa dengan Ratu Laut Selatan (Nyi Roro Kidul). Pertemuan alam bawah dan alam atas menunjukkan keharmonisan dua dunia. Sehingga keturunannya bukanlah kalangan rakyat biasa, tetapi mereka yang “luar biasa”, mereka yang memiliki tingkatan lebih tinggi. Pembedaan stratifikasi secara vertikal ini melahirkan golongan yang memiliki eksklusifitas dalam politik untuk memerintah rakyat.

4.  Dari cerita ini juga menunjukkan bahwa seorang Raja hanya merupakan sebuah simbol. Tampuk pemerintahan di pegang oleh Lambung Mangkurat yang nota banenya adalah pewaris kerajaan Banjar (pada periode Dipa) dari Mpu Jatmika sebagai Mangku Bumi (perdana mentri). Hal ini penting sebagai penjelasan terhadap ekstensi dan legalitas kekuasaan yang diakui oleh orang-orang yang dipimpinnya.

5.  Asal rajakula yang legendaris diwakili oleh sosok Putri Junjung Buih dan Pangeran Suryanata.

http://www.kabarbanjarmasin.com/posting/sowan-ke-candi-agung-minta-izin-pangeran-suryanata-11.html

http://ariezirfani.blogspot.com/2012/09/ziarah-candi-agung.html

http://kerajaanbanjar.com/?cat=3

R.RR. ANDINA AJENG RANAPUTRI

17513071

1PA12

ILMU BUDAYA DASAR KE-2 2013

Saya lahir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kota Banjarmasin adalah kampung halaman ibu saya. Letak Kota Banjarmasin nyaris berada di tengah-tengah Indonesia.

Kota Banjarmasin berlokasi daerah kuala sungai Martapura yang bermuara pada sisi timur sungai Barito. Kota Banjarmasin merupakan ibu kota dari provinsi Kalimantan Selatan.

Kota yang terpadat di Kalimantan ini termasuk salah satu kota besar di Indonesia, walau luas nya terkecil di kalimantan, yakni luasnya lebih kecil dari Jakarta Barat. Kota yang dijuluki sebagai kota seribu sungai merupakan kota kepulauan, sebab terdiri dari sedikitnya 25 buah pulau kecil yang merupakan bagian-bagian kota yang dipisahkan oleh sungai-sungai, diantaranya Pulau Tatas, Pulau Kelayan, Pulau Rantauan Keliling.

Di artikel ini saya akan menjelaskan sedikit tentang kebudayaan saya, yaitu kebudayaan Banjar. Kemudian saya akan mencoba analisis mengapa kebudayaan Banjar mulai kurang diminati atau bahkan ditinggalkan oleh generasi muda. Terakhir, saya akan mencoba memberikan beberapa solusi yang mungkin bermanfaat untuk membangkitkan kembali kebudayaan Banjar dan dkenali oleh kalangan remaja saat ini.
KEBUDAYAAN DAERAH SUKU BANJAR
Secara linguistik suku Banjar serumpun dengan Dayak Kendayan, Dayak Iban, dan rumpun Melayu Lokal (termasuk Dayak Meratus) yaitu rumpun bahasa Melayik. Mitologi suku dayak Meratus menyatakan bahwa suku Banjar dan suku Bukit merupakan keturunan dari dua kakak beradik yaitu si Ayuh yang menurunkan suku Bukit(dayak meratus) dan Bambang Basiwara yang menurunkan suku Banjar. Dalam khasanah cerita prosa berbahasa Dayak Meratus ditemukan legenda yang sifatnya mengakui atau melegalkan keserumpunan genetika antara orang Banjar dengan orang Dayak Meratus. Dalam cerita prosa rakyat berbahasa Dayak Meratus dimaksud terungkap bahwa nenek moyang orang banjar adalah adik nenek moyang orang Dayak Meratus, sang adik digambarkan sebagai adik yang berfisik lemah tapi berotak cerdas, sedangkan kakak digambarkan berfisik kuat dan jago berkelahi. Orang Banjar merupakan keturunan Dayak yang telah memeluk Islam, kemudian mengadopsi kebudayaan Jawa, Bugis, Melayu, dan Cina.
Suku bangsa Banjar diduga berasal mula dari penduduk asal Sumatera atau daerah sekitarnya, yang membangun tanah air baru di kawasan Tanah Banjar (sekarang wilayah provinsi Kalimantan Selatan) sekitar lebih dari seribu tahun yang lalu. Setelah berlalu masa yang lama sekali akhirnya, setelah bercampur dengan penduduk yang lebih asli, yang biasa dinamakan sebagai suku Dayak, dan dengan imigran-imigran yang berdatangan belakangan–terbentuklah setidak-tidaknya tiga subsuku, yaitu (Banjar) Pahuluan, (Banjar) Batang Banyu, dan Banjar (Kuala).
UNSUR KEBUDAYAAN SUKU BANJAR
Suku Banjar merupakan penduduk asli sebagian wilayah propinsi Kalimantan Selatan. Mayoritas masyarakatnya menganut agama Islam. Pengkategorian atas berbagai sistem kepercayaan yang ada ini dalam masyarakat Banjar sebagian berdasarkan atas kesatuan-kesatuan sosial yang menganutnya.

Dalam ungkapan lain, istilah Islam Banjar setara dengan istilah-istilah berikut: Islam di Tanah Banjar, Islam menurut pemahaman dan pengalaman masyarakat Banjar, Islam yang berperan dalam masyarakat dan budaya Banjar, atau istilah-istilah lain yang sejenis, tentunya dengan penekanan-penekanan tertentu yang bervariasi antara istilah yang satu dengan lainnya.

Kepercayaan yang berasal dari ajaran Islam bukanlah satu-satunya kepercayaan religius yang dianut masyarakat Banjar, sistem ritual dan sistem upacara yang diajarkan Islam bukanlah satu-satunya sistem upacara yang dilakukan. Keseluruhan kepercayaan yang dianut orang Banjar menurut beberapa Sejarawan Banjar telah dibedakan menjadi tiga kategori.

Yang pertama ialah kepercayaan yang bersumber dari ajaran Islam. Isi kepercayaan ini tergambar dari rukun iman yang ke enam.

Kedua, kepercayaan yang berkaitan dengan struktur masyarakat Banjar pada zaman dahulu, yaitu pada masa sultan-sultan dan sebelumnya. Orang-orang Banjar pada waktu itu hidup dalam lingkungan keluarga luas, yang dinamakan bubuhan dan juga bertempat tinggal dalam lingkungan, bubuhan pula. Kepercayaan demikian ini selalu disertai dengan keharusan bubuhan melakukan upacara tahunan, yang biasa dinamakan sebagai aruh tahunan.

Ketiga, kepercayaan yang berhubungan dengan beragam tafsiran dari masyarakat atas alam lingkungan sekitarnya, yang mungkin adakalanya berkaitan pula dengan kategori kedua.kepercayaan. Untuk kategori pertama mungkin lebih baik dinamakan kepercayaan Islam, kategori kedua kepercayaan bubuhan dan kategori ketiga kepercayaan lingkungan.
Melihat corak ekonominya, maka dapat dibagi menjadi beberapa sub bidang yaitu:
1. Pertanian

Kehidupan masyarakat Banjar tidak lepas dengan kehidupan agrarisnya, mengingat kebanyakan penduduk Kal-Sel menyandarkan pendapatannya dalam bidang ini, walaupun untuk usaha sampinganpun juga dilakukan apalagi bagi penduduk yang bertempat tinggal didataran rendah, dataran tinggi, rawa dan dekat sungai.
2. Berkebun

Berkebun merupakan kegiatan masyarakat yang dilakukan di dataran rendah dan di dataran tinggi sesuai dengan geografis wilayahnya, usaha berkebun ini sebagai usaha jangka panjang yang dilakukan.
3. Perikanan

1.         Perikanan darat

2.         Perikanan disungai besar

3.         Kumpai Paiwakan
4. Peternakan

1.         Peternakan kerbau atau hadangan (dilakukan di daerah dataran rendah dan dataran tinggi)

2.         Peternakan sapi

3.         Peternakan itik

4.         Peternakan ayam rumah
5. Meramu

Kegiatan meramu yang ada di masa sekarang ini yaitu:

1.         Meramu galam

2.         Meramu kapur naga, papung, dan balangiran.

3.         Meramu halayung dan sirang

4.         Meramu rotan
6. Kerajinan tangan

Ada beberapa jenis kerajinan yang berkembang di Kalimantan Selatan antara lain:

1.         Penggosokan intan dan batu-batu alam

2.         Kerajinan dengan media daun-daunan (misalnya daun rumbia)

3.         Kerajinan rotan

4.         Kerajinan jangkang

5.         Pertukangan rumah

6.         Tukang mas

7.         Kerajinan kuningan

8.         Pandai besi

9.         Kerajinan gerabah

10.     Kerajinan pembuatan kain tradisional

11.     Kerajinan pembuatan alat penangkap ikan

12.     Pembuatan anyaman purun

13.     Kerajinan sulam-menyulam dan membordir

14.     Pembuatan kue-kue tradisional

15.     Kerajinan anyaman bambu
7. Kegiatan perdagangan

Kegiatan perdagangan ini berkembang pada masyarakat yang bertempat tinggal di bantaran sungai, bidangnya sendiripun ada berbagai macam perdagangan yang dijalankan oleh masyarakatnya sesuai dengan tingkat keperluan.

Namun, ada ciri khas dalam kegiatan berdagang itu sendiri yakni dikenalnya system penyambangan atau pembalantikan (sebagai pedagang perantara antara produsen utama dengan konsumen tingkat lanjut yang biasanya menunggu ditempat-tempat tertentu untuk membeli secara langsung barang-barang yang akan dijual langsung dari produsen.
Kultur budaya yang berkembang di Banjarmasin sangat banyak hubungannya dengan sungai, rawa, dan danau, di samping pegunungan. Tumbuhan dan binatang yang menghuni daerah ini sangat banyak dimanfaatkan untuk memenuhi kehidupan mereka.

Kebutuhan hidup mereka yang mendiami wilayah ini dengan memanfaatkan alam lingkungan dengan hasil benda-benda budaya yang disesuaikan. hampir segenap kehidupan mereka serba religius.

Di samping itu, masyarakatnya juga agraris, pedagang dengan dukungan teknologi yang sebagian besar masih tradisional.
Urang Banjar mengembangkan sistem budaya, sistem sosial dan material budaya yang berkaitan dengan relegi, melalui berbagai proses adaptasi, akulturasi, dan asimilasi.

Sehingga tampak terjadinya pembauran dalam aspek-aspek budaya. Meskipun demikian pandangan atau pengaruh Islam lebih dominan dalam kehidupan budaya Banjar, hampir identik dengan Islam, terutama sekali dengan pandangan yang berkaitan dengan ketuhanan (Tauhid), meskipun dalam kehidupan sehari-hari masih ada unsur budaya asal, Hindu dan Buddha.
Seni ukir dan arsitektur tradisional Banjar tampak sekali pembauran budaya, demikian pula alat rumah tangga, transportasi, tari, nyanyian, dan sebagainya.
Masyarakat Banjar telah mengenal berbagai jenis dan bentuk kesenian, baik Seni Klasik, Seni Rakyat, maupun Seni Religius Kesenian yang menjadi milik masyarakat Banjar
.

Seni tari daerah Banjar yang terkenal misalnya:
Tari Baksa Kembang, dalam penyambutan tamu agung.

Tari Baksa Panah

Tari Baksa Dadap

Tari Baksa Lilin

Tari Baksa Tameng

Tari Radap Rahayu

Tari Kuda Kepang

Tari Japin/Jepen

Tari Tirik Kuala

Tari Gandut

Tari Tirik

Tari Babujugan

Tari Jepen Lenggang Banua

Tari Japin Hadrah

Tari Kambang Kipas

Tari Balatik

Tari Parigal Amban

Tari Tameng Cakrawati

Tari Alahai Sayang

Seni Karawitan

Gamelan Banjar

Gamelan Banjar Tipe Keraton Gamelan

DaerahLagu daerah Banjar yang terkenal misalnya :
Ampar-Ampar Pisang, Sapu Tangan Babuncu Ampat, Paris Barantai

Lagu Banjar lainnya

BanjarTimang Banjar (Malaysia)

Banjarmasin (Melayu Deli)

Seni Rupa DwimatraSeni AnyamanSeni anyaman dengan bahan rotan, bambu dan purun sangat artistik. Anyaman rotan berupa tas dan kopiah.
Seni Lukisan KacaSeni lukisan kaca berkembang pada tahun lima puluhan, hasilnya berupa lukisan buroq, Adam dan Hawa dengan buah kholdi, kaligrafi masjid dan sebagainya. Ragam hiasnya sangat banyak diterapkan pada perabot berupa tumpal, sawstika, geometris, flora dan fauna.
Seni Tatah/UkirSeni ukir terdiri atas tatah surut (dangkal) dan tatah babuku (utuh). Seni ukir diterapkan pada kayu dan kuningan. Ukiran kayu diterapkan pada alat-alat rumah tangga, bagian-bagian rumah dan masjid, bagian-bagian perahu dan bagian-bagian cungkup makam. Ukiran kuningan diterapkan benda-benda kuningan seperti cerana, abun, pakucuran, lisnar, perapian, cerek, sasanggan, meriam kecil dan sebagainya. Motif ukiran misalnya Pohon Hayat, pilin ganda, swastika, tumpal, kawung, geometris, bintang, flora binatang, kaligrafi, motif Arabes dan Turki.
Pencak Silat Kuntau BanjarPencak Silat Kuntau Banjar adalah ilmu beladiri yang berkembang di Tanah Banjar dan daerah perantauan suku
Seni Rupa Trimatra (Rumah Adat)Rumah adat Banjar ada beberapa jenis, tetapi yang paling menonjol adalah Rumah Bubungan Tinggi yang merupakan tempat kediaman pangeran/raja (keraton). Jenis rumah yang ditinggali oleh seseorang menunjukkan status dan kedudukannya dalam masyarakat. Jenis-jenis rumah Banjar:
Rumah Bubungan Tinggi, kediaman rajaRumah Gajah Baliku, kediaman saudara dekat rajaRumah Gajah Manyusu, kediaman “pagustian” (bangsawan)Rumah Balai Laki, kediaman menteri dan punggawaRumah Balai Bini, kediaman wanita keluarga raja dan inang pengasuhRumah Palimbangan, kediaman alim ulama dan saudagarRumah Palimasan (Rumah Gajah), penyimpanan barang-barang berharga (bendahara)Rumah Cacak Burung (Rumah Anjung Surung), kediaman rakyat biasaRumah Tadah AlasRumah Lanting, rumah di atas airRumah Joglo Gudang
Jukung adalah transportasi khas Kalimantan. Ciri khasnya terletak pada teknik pembuatannya yang mempertahankan sistem pembakaran pada rongga batang kayu bulat yang akan dibuat menjadi jukung. Jenis Jukung:
Jukung Sudur (rangkaan)

Jukung Sudur Biasa

Jukung Sudur Bakapih

Jukung Sudur Anak Ripang

Jukung PataiJukung Biasa

Jukung Hawaian

Jukung Kuin

Jukung Pelanjan

Jukung Ripang Hatap

Jukung Pemadang

jukung Batambit

Jukung Tambangan

Jukung Babanciran

Jukung Undaan

Jukung ParahanJukung Gundul

Jukung Pandan Liris

Jukung Tiung

Wayang Banjar

Wayang Banjar terdiri dari:

Wayang kulit Banjar

Wayang gung/wayang Gong yaitu (wayang orang versi suku Banjar)

Mamanda

Mamanda merupakan seni teater tradisonal suku Banjar.
Tradisi BananagaanNaga BadudungKepala Naga Gambar SawitKepala Naga Darat
ANALISIS
Budaya Banjar belakangan mulai ditinggalkan oleh generasi muda Banjar. Akibat dari pengaruh masuknya globalisasi dan individualisme menjadi beberapa pengaruh rendahnya apresiasi dan minat terhadap budaya banjar saat ini.Di zaman sekarang kebanyakan remaja tidak peduli dengan kebudayaannya masing-masing. Mereka lebih memilih mempelajari tarian modern, bahkan bergaya hidup ke barat-baratan. Padahal jika sampai kebudayaan kita hilang,kita sudah tidak mempunyai ciri khas tersendiri dari daerah tersebut.Di samping kurangnya kesadaran dari kita, kita juga kurang peduli dengan kebudayaan yang kita punya. Padahal kalau kita kembangkan serta melestarikannya kita akan menjadi bangsa yang penuh warna. Kita sudah memiliki ragam budaya,bahasa,dll. Mari kita bangun Bangsa kita tercinta demi kemajuan yang lebih baik, sebelum terlambat atau saksikan kebudayaan kita punah tanpa bekas dan hanya jadi cerita legenda belaka yang nantinya juga akan terhapus dari memori anak cucu kita nanti atas nama modernitas dan kemajuan zaman. Yang seharusnya menjadi bahan perenungan mengapa adalah kenapa remaja yang di salahkan jika tidak tertarik pada kesenian tradisional jika sistemnya sudah jelas seperti di Bali, tentu remaja pun ada saja yang tertarik mempelajari kesenian tradisional. Apapun motivasinya.Para remaja saat ini cenderung menyukai sampai meniru kebudayaan luar. Adanya fasilitas seperti internet, televisi, radio, majalah yang banyak menampilkan kebudayaan asing, membuat para remaja tidak dapat membendung rasa keingintahuan mereka untuk mencoba dan meniru kebudayaan asing tersebut. Sehingga kebudayaan lokal menjadi tidak mereka sukai, dan mereka cenderung menganggap kebudayaan lokal sebagai kebudayaan kuno atau ketinggalan jaman, sedangkan kebudayaan asing mereka anggap sebagai kebudayaan yang modern & maju.Kebudayaan luar seharusnya di sikapi dengan cermat, apakah kebudayaan asing ini bertentangan dengan kebudayaan lokal atau tidak, bukan langsung diterima begitu saja. Jika tidak bertentangan dengan lokal kita bisa mengolah kebudayaan asing tersebut dengan kebudayaan lokal, dan menciptakan suatu perpaduan yang unik sehingga para remaja tidak merasa bosan dengan kebudayaan lokal.Kebudayaan daerah merupakan kesenian tradisional yang di miliki oleh setiap daerah, maupun suku yang ada di Indonesia. Mempromosikan kebudayaan.

 

sumber : http://id.m.wikipedia.org/wiki/Seni_tradisional_Banjar

 

http://vvitizue.blogspot.com/2013/02/unsur-unsur-kebudayaan-suku-banjar.html

 

http://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Selatan