Bertemu ERU! <3

Minggu, 18 Mei 2014 aku libur kuliah. Hari itu aku dan teman-teman sudah mempunyai rencana bermain bulutangkis di GOR Pertiwi. Kami terbiasa mengisi hari libur kuliah dengan olahraga, atau sekedar berkumpul di mall seperti kebanyakan dilakukan anak remaja lainnya, atau mengerjakan tugas bersama-sama di rumah salah satu dari kita.

 

Lapangan sudah dipesan, pakaian dan raket sudah disiapkan. Tiba-tiba salah satu teman tidak bisa datang karena dia terlalu lelah untuk datang ke lapangan yang jaraknya jauh dari rumah. Maklum, dia habis nonton bola. Janji pun dibatalkan.

            Berhubung janji dibatalkan, aku agak sedikit kesal, dan mengeluh, begitu juga teman-teman ku yang lain. Kita memaklumi teman yang tidak bisa datang, kemudian kita masing-masing bersiap pulang ke rumah, karena salah satu teman sedang menyiapkan sedikit perlengkapan untuk acara pernikahan kakaknya, dia tidak bisa berlama-lama.

Saat bersiap pulang, handphone ku berbunyi

~~Ristya Calling~~

Dia teman satu kampus tapi beda jurusan, aku mengangkat telponnya.

“Assalamualaikum, halo?”

“Waalaikumsallam, Ajeng di mana ?”

“Di daerah GOR”

“Main bulutangkis?”

“Batal, satu anggota gak bisa dateng, jadi kita masing-masing pulang ke rumah, kenapa ?”

“Bosen nih, main yuk”

“Gak ada tugas ?”

“Udah selesai, yuk kapan lagi main bareng”

“Ketemu dulu deh ya, ga enak lewat telpon”

“Oke, ketemu di Dunkin Donuts Buaran”

“Aku otw ke sana sekarang, 15 menit sampai”

“Aku juga, 25 menit deh ya”

“Iyaaa”

“Sip, assalammualaikum”

“Waalaikumsalam”

Itu isi percakapan ku dengan Ristya. Aku tersenyum. Jarang-jarang bisa main sama dia, selalu sibuk dengan tugas dan praktik, maklum anak Sistem Informasi.

Aku berpamitan dengan teman-teman ku, kemudian memulai perjalanan ke Dunkin Donuts di daerah Buaran. Aku dan teman-teman ku lumayan sering berkumpul di sini. Tempat yang cocok untuk mengerjakan tugas bersama-sama, ngobrol bersama teman-teman termasuk menunggu seseorang.

Aku sampai duluan di lokasi, lumayan sepi, hanya ada beberapa orang yang duduk sendiri sambil berhadapan dengan laptop, mungkin mengerjakan tugas. Aku memesan segelas susu coklat dan 2 donat rasa kopi kemudian mengambil kursi di pojok. Aku membuka twitter melalui handphone ku dan melihat beberapa news di timeline. Aku kpopers.

15 menit kemudian, Ristya datang dan duduk di kursi depan ku.

“Udah lama Jeng?”

“Sebentar kok, jalan gak macet kan ?”

“Lumayan di lampu merah, kamu gak jadi main bulutangkis ? Terus mau ngapain ?”

“Gak tau, kamu kok sendirian ?”

“Aku gak latihan nari hari ini, bosan di rumah, main yuk”

“Mau kemana dulu ?”

“Kamu mau kemana ? Aku ikut deh”

“Ke Lotte yuk”

“Di sana ada apa?”

“Korea-korea deh, mau gak? Lumayan dari sini, kalau gak macet 25 menit sampai”

“Ya udah oke”

Aku dan Ristya siap berangkat ke Lotte Shop Avenue di daerah Jakarta Selatan. Ristya anak Bekasi, biasanya ke Jakarta hanya dengan keluarganya. Kami hanya memakai satu motor, yaitu motor ku. Di perjalanan, angin berhembus kencang, dari kejauhan terlihat gelap, dan hujan siap menerjang. Untungnya cuaca hari itu berpihak pada kita, alhamdulillah.

Hari Minggu jalanan Jakarta lumayan lancar. Kami dengan mulus mendarat di Lotte. Setelah parkir motor, kami masuk dan terkagum dengan arsitekturnya, keren! Sebelas dua belas dengan Grand Indonesia, Kuningan City dan lain-lain. Nama nya mall ya mall, isinya penuh dengan toko dan orang berjualan. Saat masuk kami mencoba cicip-cicip kuliner yang tidak penah kami makan. Setelah berputar-putar cukup lama, masuk dan keluar toko kami berdiri di depan toko kepunyaan Eru, penyanyi dan aktor yang berasal dari Korea Selatan. Aku adalah salah satu fans dari Eru, aku pecinta lagu ballad.

 

Aku dan Ristya bingung melihat gerombolan remaja dan wanita-wanita berhijab yang berdiri di depan toko. Ada apa di sini ?

Aku masuk dan melihat-lihat barang yang dijual, lumayan mahal. Aku hanya mengernyitkan kening. Ada apa sih kok bergerombol ? Aku memberanikan diri untuk bertanya pada salah satu wanita yang memegang kamera.

“Mba, ada apa ya ? kok rame-rame?”

“Eru mau datang ka, ini lagi nunggu”

“Datang ke toko dia?”

“Iya sama Ailee”

Aku salah satu fans Eru jadi bersemangat mendengarnya. Kesempatan langka, masa dilewatkan sih ?

“Ristya, boleh nunggu sebentar gak? Aku mau lihat Eru, sebentar ajaaa”

“Boleh, aku juga penasaran kok”

Aah, beruntung Ristya baik, aku hanya berniat melihat Eru, kemudian pergi. Sekitar 20 menit menunggu sambil duduk di kursi, rombongan kru datang. Rupanya kru tidak menyangka fans yang datang lebih dari perkiraan. Kru mulai menyusun kursi dan meja untuk acara tanda tangan. 10 menit kemudian rombongan bermata sipit datang, dan yang paling tampan ERU!

Wow! Niat awal ku yang hanya ingin melihat jadi berubah! Aku mau tanda tangan dan foto! Rombongan kru dari Eru masuk ke toko. Fans semakin menjadi-jadi, ada yang berteriak kesenangan, ada yang menjerit, ada yang menangis. Alay.

Maaf tapi menurut ku itu berlebihan, mannequin di depan toko Eru jatuh karena fans berebut ingin berdiri paling depan, ada yang terjepit dan ada yang mengomel. Toko Eru ditutup untuk keamanan Eru dan Ailee yang ada di dalamnya.

Tiba-tiba ada seorang mba-mba yang berteriak:

“Siapa yang mau tanda tangan dan foto bareng Eru? Minimal beli sesuatu di toko Eru 500rb”

Aku refleks angkat tangan, niat awal hanya ingin melihat ya Allah, malah jadi begini.

Pertama aku diabaikan, kedua aku diabaikan, ketiga aku tetap diabaikan, keempat aku masih tetap diabaikan, kelima aku colek mba-mba nya, dan aku bilang aku mau masuk toko karena aku mau beli sesuatu. Aku pun diberi ijin masuk toko secara private. Di dalam, aku bertemu rombongan kru tv dari korea, beberapa penjaga toko, Eru dan Ailee!

Di depan ku ada Eru, aku hanya tersenyum, jaga image, malu kan kalau teriak-teriak seperti fans yang lain, nanti aku dibilang alay, tadi ngatain orang alay sih ._.

Tanpa berpikir aku tertarik pada tas yang bermotif Eru, aku suka dengan modelnya, dan di sana aku didampingi penjaga toko yang baik, aku menanyakan harga tas tersebut kemudian kaget, harga awal dua juta empat ratus ribu rupiah, diskon 50% menjadi satu juta dua ratus ribu rupiah, wow. Ya udah, tanggung, akhirnya aku beli, untung bawa kartu(?). Setelah pilih warna yang cocok, aku ke kasir masih didampingi penjaga toko. Kebetulan kasir berada jauh di depan toko Eru, aku keluar dari toko langsung disambut teriakan dan pertanyaan dari fans yang lain. Urusan bayar membayar selesai, aku kembali masuk toko. Penjaga toko yang baik langsung membungkus tas dengan rapi, kemudian memasukkan 3 kaset dvd Eru dan dengan senang hati menjadi fotographer mendadak, berkat dia aku mendapat tanda tangan Eru di kaus yang ku pakai, hanya aku yang dapat loh, bagaimana tidak senang! Plus mengobrol dengan Eru! Khusus loh.

Kemudian aku ikut acara tanda tangan gratis di depan toko, terimakasih. Setelah menunggu Eru istirahat beberapa lama, ia kembali ke toko sekali lagi, kemudian aku masuk dan berfoto lagi, tidak lupa untuk berpelukan! Aku mendapat hug, highfive, sign, and coffee, thanks ❤

Setelah acara selesai, aku merasakan perut berbunyi, sadar sudah jam setengah 6, akhirnya aku dan Ristya memutuskan makan di SchoolFood, enak! Rekomendasi!

Itu adalah hari yang tidak pernah aku lupakan, mendapat pengalaman baru, dan menambah teman sesama kpopers, terimakasiiiih ❤

 

 

 

R.RR. ANDINA AJENG RANAPUTRI

17513071

1PA12

20140704-180454.jpg

20140704-180536.jpg

20140704-180627.jpg

20140704-180718.jpg

20140704-180742.jpg

20140704-180804.jpg

20140704-180840.jpg

20140704-180858.jpg

20140704-180938.jpg

20140704-181001.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s